Jenis Ikan Laut di Pulau Seribu yang Cocok untuk Kuliner

pantai pulau air
Menikmati Pantai Pulau Air dengan Paket Trip Lengkap
April 5, 2022
Pulau Seribu hiking
Pulau Seribu Hiking, Mendaki Keindahan Alam yang Mempesona
Maret 2, 2024
pantai pulau air
Menikmati Pantai Pulau Air dengan Paket Trip Lengkap
April 5, 2022
Pulau Seribu hiking
Pulau Seribu Hiking, Mendaki Keindahan Alam yang Mempesona
Maret 2, 2024

Menikmati berbagai jenis ikan laut saat berlibur ke Pulau Seribu merupakan sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan. Selain liburan bakal semakin bermakan, olahan dari bahan tersebut sangat dikenal karena kelezatan rasanya.

Beberapa di antara jenis dari hewan air tersebut yang populer menjadi hidangan kuliner adalah kerapu, tenggiri, tongkol, hingga selar. Beberapa di antaranya bahkan memiliki kadar omega 3 yang sangat tinggi.

Jenis Ikan Laut untuk Kuliner di Kawasan Pulau Seribu

Pulau Seribu dan gugusan kepulauan di sekitarnya memiliki keanekaragaman spesies. Salah satunya adalah berbagai jenis ikan di laut yang bisa diolah menjadi sajian kuliner, dengan beberapa karakteristik khusus pada bagian tubuhnya.

Tenggiri dan tongkol

Ikan dengan ciri-ciri tubuh pipih memanjang dan kepadatan daging hamper di seluruh badannya, merupakan spesies yang banyak ditangkap untuk diolah menjadi sajian kuliner. Habitatnya banyak ditemukan di sekitar permukaan laut.

Tongkol masih berkerabat dengan tenggiri karena secara fisik keduanya memiliki kemiripan. Ikan ini berwarna keperakan dan memiliki gradasi abu-abu ini tidak memiliki sisik, sehingga sangat mudah diolah menjadi sajian kuliner.

Kakap

Kakap merupakan salah satu jenis ikan laut yang hidup berkelompok di perairan berterumbu karang. Tubuhnya berbentuk bulat memipih dengan sirip memanjang dari atas punggung dari tengah hingga sebelum ujung ekor.

Beberapa spesiesnya seperti kakap merah, kakap domba, hingga kakap mahogany, banyak ditemukan di perairan Kepulauan Seribu. Daging ikan ini juga sangat lezat ketika diolah menjadi berbagai jenis sajian kuliner laut.

Selar

Selar banyak ditemukan di kawasan karang seperti pesisir pantai dan wilayah perairan dangkal. Hidupnya berkoloni dalam jumlah besar sehingga diklasifikasikan sebagai famili Carangidae, dengan ukuran tubuh kurang dari 15 cm.

Selar memiliki beragam spesies dan dikenal dalam bahasa Inggris sebagai yellowstripe. Khusus Pulau Seribu, jenis ikan yang banyak ditemukan adalah selar kuning dengan ciri-ciri berwarna hijau kebiruan dan garis kuning.

Tembang

Tembang dikenal secara umum sebagai ikan sarden karena ciri khas tubuhnya yang memanjang dan pipih. Jenis hewan satu ini banyak diolah menjadi berbagai kuliner lezat dengan cara digoreng hingga direbus.

Dari segi kesehatan, tembang memiliki 2 gram omega-3 yang menyehatkan jantung dengan takaran 3 ons per porsi. Tembang memiliki kandungan omega-3 tertinggi dan tingkat merkuri terendah dari jenis ikan lainnya.

Kerapu

jenis ikan laut satu ini memang sangat populer diolah menjadi berbagai jenis kuliner yang menggugah selera. Kerapu atau grouper merupakan hewan air pemangsa hewan berukuran kecil, gurita, hingga jenis udang-udangan.

Kadar merkurinya sangat tinggi – mencapai 417 gram, sehingga Anda disarankan untuk mengonsumsinya hanya pada saat berlibur di kawasan wisata saja. Setidaknya ada 48 jenis kerapu yang dikenal di seluruh dunia.

Baronang

Baronang atau disebut rabbitfish dalam ejaan bahasa Inggris, merupakan salah satu spesies dai 25 ikan yang merupakan famili Siganidae (ordo Perciformes). Keberadaannya banyak ditemukan di perairan laut tropis yang dangkal.

Kebanyakan ikan jenis ini berwarna coklat dengan memiliki duri tajam pada beberapa siripnya. Mereka jarang mencapai panjang lebih dari 30 cm (1 kaki), dan keberadaannya di Pulau Seribu sangatlah jarang.

Kuwe

Ikan kuwe atau dikenal sebagai trevally merupakan jenis hewan air yang kuat, dan tangguh. Keberadaannya biasa ditemukan di perairan tropis daerah pantai maupun lepas pantai, sehingga sangat mudah untuk dipancing.

Panjang hewan ini bisa mencapai 170 cm dengan bobot seberat 80 kg. Kalangan pemancing professional menganggap kuwe lebih cocok ditangkap untuk olahraga dibanding sebagai makanan meski sejatinya memang bisa dimakan.

Pelagis

jenis ikan laut berikutnya adalah pelagis atau biasa disebut sebagai ikan kembung, yang dikategorikan sebagai biota pesisir dan laut dalam berdasarkan kondisi perairan yang didiaminya (estimasi kedalaman sekitar 655 kaki).

Pelagis laut biasanya menghuni perairan di bawah landas kontinen dan termasuk berkerabat dengan hewan air sejenis yang lebih besar seperti ikan todak, tuna, mackerel, tenggiri, dan bahkan dari jenis hiu.

baca : Wisata Kepulauan Seribu Paling Recommended Untuk Snorkeling Seru

Teknik-teknik Memancing yang Bisa Dicoba

Beberapa jenis ikan laut ternyata bisa dipancing dengan menggunakan teknik memancing tertentu seperti bottom fishing, Bait fishing, hingga jigging. Penerapannya juga sangat mudah dan bisa disesuaikan kebutuhan dari para pemancing.

Bottom fishing

Teknik bottom fishing merupakan salah satu metode memancing paling umum digunakan di perairan dangkal hingga lautan dalam. Sasarannya adalah beberapa jenis ikan konsumsi di area karang seperti kakap dan kerapu.

Aplikasinya di lapangan cukup sederhana karena Anda hanya tinggal memasang umpan dan melemparnya hingga tenggelam di laut. Setelah itu, tinggal menunggu ikan menyambar dengan indikator pergerakan pelampung untuk segera ditarik.

Bait fishing

Teknik satu ini merupakan cara memancing paling umum yang paling banyak digunakan, baik di sungai, rawa-rawa, hingga perairan dangkal. Bait fishing tidak cocok diterapkan di lautan dalam karena keterbatasan jangkauan.

Metodenya adalah mengaitkan umpan pada kail dengan cara mengangkat ujung joran saat ikan menyambar. Umpan tersebut umumnya terbuat dari bahan sederhana seperti cacing, belatung, ikan kecil, remahan roti, hingga keju.

Flying fishing

Flying fishing bisa diterapkan pada jenis ikan laut tertentu seperti salmon dan trout, karena cara kerjanya melempar umpan dari atas. Alat yang digunakan adalah joran sepanjang 2,1 hingga 3,4 meter.

Joran tersebut diberi gulungan sederhana dengan tali berlapis plastik tebal, dan kemudian disambungkan bersama tali nilon yang lebih ringan. Umpannya terbuat dari karet sintesis bercorak mirip seperti makanan alami ikan.

Teknik trolling

Teknik trolling bekerja dengan cara umpan ditarik di belakang perahu yang bergerak sehingga posisinya sedikit mengambang. Cara ini umum diterapkan di lautan lepas untuk mendapatkan target seperti pelagis dan swordfish.

Bisa dibilang, teknik trolling hanya diperuntukan bagi pemancing profesional karena tantangan dan tingkat kesulitannya sangat tinggi. Selain harus menerapkan metode yang tepat, pemilihan lokasi memancing juga sering menjadi pertimbangan utama.

baca : Liburan Murah ke Pulau Seribu, Ini Tipsnya

Bait casting

Jenis ikan laut yang bisa dipancing dengan menggunakan teknik casting rata-rata berukuran kecil, karena mengandalkan umpan buatan seperti crankbait. Ketika berada di dalam air, umpan ditarik ulur untuk memancing perhatian.

Karena harus menggoyangkan umpan sesering mungkin, Anda harus menggunakan joran yang fleksibel agar lebih mudah digerakkan. Sebagai variasi selain menaik-turunkan umpan, bisa juga menerapkan teknik flipping dengan cara menggulung senar.

Jigging

Jigging merupakan metode memancing dengan cara melemparkan umpan tiruan (jig), hingga mencapai dasar laut. Benda tersebut kemudian digerakan sambal menggulung tali pancing serta menarik joran ke atas dan ke bawah.

Teknik ini dibedakan menjadi beberapa metode, yakni speed jigg, slow jigg, slow pitch jigg, vertical jigg, hingga cast jigg. Cara ini sangat efektif digunakan untuk memancing ikan di laut dalam.

Menikmati sajian kuliner laut menjadi salah satu agenda yang wajib dicoba saat liburan di Pulau Seribu. Selain udang dan cumi, hidangan favorit adalah olahan jenis ikan laut dengan berbagai masakan.

Comments are closed.